Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Qashash Ayat 34 القصص Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{27} An-Naml / النمل الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ العنكبوت / Al-‘Ankabut {29}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Qashash القصص (Cerita) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 28 Tafsir ayat Ke 34.

Al-Qur’an Surah Al-Qashash Ayat 34

وَأَخِي هَارُونُ هُوَ أَفْصَحُ مِنِّي لِسَانًا فَأَرْسِلْهُ مَعِيَ رِدْءًا يُصَدِّقُنِي ۖ إِنِّي أَخَافُ أَنْ يُكَذِّبُونِ ﴿٣٤﴾

wa akhī hārụnu huwa afṣaḥu minnī lisānan fa arsil-hu ma’iya rid`ay yuṣaddiqunī innī akhāfu ay yukażżibụn

QS. Al-Qashash [28] : 34

Arti / Terjemah Ayat

Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripada aku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkataan)ku; sungguh, aku takut mereka akan mendustakanku.”

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

sementara saudaraku Harun lebih fasih lisannya dariku. Maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantu yang membenarkanku dan menjelaskan untuk mereka apa yang aku sampaikan kepada mereka. Sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakanku dalam apa yang aku katakan kepada mereka bahwa aku adalah utusan-Mu kepada mereka.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku. (Al Qashash:34 )

Demikian itu karena Musa a.s. mengalami kekakuan pada lisannya karena memakan bara api semasa kecilnya ketika ia disuruh memilih antara bara api dan buah kurma. Lalu ia memungut bara api dan memakannya sehingga lisannya terbakar dan tidak dapat bertutur kata dengan fasih. Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku. (Taha: 27-32)

yang meringankan tugas berat yang telah Engkau embankan kepada diriku, yaitu mengemban tugas kenabian dan menyampaikan risalah kepada raja yang sombong, sewenang-wenang, lagi pengingkar kebenaran (Fir’aun). Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku. (Al Qashash:34)

Yakni sebagai wakil, pembantu, dan memperkuat tugasku. Dia akan menjelaskan apa yang aku sampaikan dari Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ Karena berita dari dua orang itu lebih mendalam kesahannya dalam jiwa daripada berita yang disampaikan hanya oleh satu orang. Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:

“sesungguhnya aku khawatir mereka akan mendustakanku.” (Al Qashash:34)

Muhammad ibnu Ishaq mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkataan)ku. (Al Qashash:34) Yakni yang menjelaskan kepada mereka apa yang aku katakan kepada mereka, karena sesungguhnya saudaraku memahami diriku apa yang tidak dapat mereka pahami.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

33-34. Maka “berkata” Musa untuk mengemukakan alasan kepada Rabbnya dan memohon pertolongan atas apa yang dibebankan kepadanya serta mengingat akan adanya segala rintangan-rintangan yang di hadapinya agar Dia menghapus semua yang dia cemaskan, “Ya Rabbku, sesungguhnya aku telah membunuh seorang manusia dari golongan mereka,” maksudnya, “maka aku takut mereka akan membunuhku. Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripadaku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkanku,” yakni sebagai penolong dan pendukungku yang membenarkan, karena sesungghnya kebenaran itu akan menjadi lebih kuat bila disertai dengan banyaknya informasi.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Karena itu, lindungilah aku dan mantapkanlah hatiku karena tiada perlindungan kecuali dari-Mu, dan sebagaimana engkau ketahui ada ikatan yang membelenggu lidahku, sedangkan saudaraku, harun, dia lebih fasih lidahnya dan lebih lancar bicaranya daripada aku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan perkataan-ku dalam menyampaikan pesan-pesan suci dari-Mu; sungguh, aku takut mereka, fir`aun dan kaumnya, akan mendustakanku. ’35. Sebagai pernyataan dikabulkannya permohonan nabi musa dan untuk menenangkan hatinya, dia Allah berfirman, ‘kami akan menguatkan engkau, yakni membantumu dengan mengutus pula saudaramu, nabi harun, yang akan bertugas membantu dan memperjelas argumentasimu sesuai permintaanmu, dan selain itu kami berikan kepadamu berdua kekuasaan yang besar berupa kekuatan dan dukungan dengan berbagai mukjizat, maka mereka tidak akan dapat mencapaimu dengan menyakitimu dan mengalahkanmu. Karena itu, berangkatlah kamu berdua melaksanakan tugas dengan membawa mukjizat yang bersumber dari kami. Yakinlah bahwa dengan izin Allah pada akhirnya kamu berdua dan orang yang mengikuti kamu yang akan menang atas orang-orang kafir itu. ‘.


Al-Qashash Ayat 34 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Qashash Ayat 34, Makna Al-Qashash Ayat 34, Terjemahan Tafsir Al-Qashash Ayat 34, Al-Qashash Ayat 34 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Qashash Ayat 34


Tafsir Surat Al-Qashash Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88