| {67} Al-Mulk / الملك | الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ | الحاقة / Al-Haqqah {69} |
Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Qalam القلم (Pena) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 68 Tafsir ayat Ke 17.
إِنَّا بَلَوْنَاهُمْ كَمَا بَلَوْنَا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ إِذْ أَقْسَمُوا لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِينَ ﴿١٧﴾
innā balaunāhum kamā balaunā aṣ-ḥābal-jannah, iż aqsamụ layaṣrimunnahā muṣbiḥīn
QS. Al-Qalam [68] : 17
Sungguh, Kami telah menguji mereka (orang musyrik Mekah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah pasti akan memetik (hasil)nya pada pagi hari,
Sesungguhnya Kami telah menguji para penduduk Mekah dengan kelaparan dan kekeringan sebagaimana Kami telah menguji para pemilik kebun ketika mereka saling bersumpah bahwa mereka benar-benar akan memetik buah hasil perkebunannya di pagi hari. Mereka tidak berniat hendak memberi makan orang miskin dengan itu dan juga tidak mengucapkan, “Insya Allah.”
Ini merupakan perumpamaan yang dibuat oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى untuk menggambarkan perihal orang-orang kafir Quraisy yang telah diberi anugerah oleh Allah kepada mereka berupa rahmat yang besar, dan Allah telah memberi mereka nikmat yang tak terperikan besarnya, yaitu dengan diutus-Nya Nabi Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ kepada mereka. Tetapi mereka membalas semuanya itu dengan mendustakan dia, menolaknya, dan memeranginya.
Untuk itu Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:
Sesungguhnya Kami telah menguji mereka. (Al-Qalam: 17)
Yakni kaum musyrik Mekah, Kami uji mereka.
sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun. (Al-Qalam: 17)
Yaitu kebun-kebun yang mempunyai berbagai macam pohon-pohon yang berbuah, yang darinya dihasilkan berbagai macam jenis buah-buahan.
ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil)nya di pagi hari. (Al-Qalam: 17)
Mereka telah bersumpah di antara sesamanya, bahwa mereka benar-benar akan memetik (memanen) buahnya di malam hari agar tiada seorang fakir pun mengetahuinya dan tiada seorang pun yang meminta-mintanya. Dengan demikian, maka hasilnya bertambah berlimpah bagi mereka, dan mereka tidak mau menyedekahkan sebagian darinya barang sedikit pun.
Kemudian Allah جَلَّ جَلالُهُmengancam orang yang sifatsifatnya sesuai dengan yang disebutkan Allah جَلَّ جَلالُهُdi atas {سَنَسِمُهُ عَلَى الْخُرْطُومِ} “akan diberi tanda di belalai(nya),” di dalam siksaan, di mana Allah akan menyiksanya secara nyata hingga menjadi tanda pada sesuatu yang paling berat baginya, yaitu wajahnya.
17-18. Apa yang dialami oleh para pengingkar ayat-ayat Allah yaitu kaum musyrik mekah itu memiliki kesamaan dengan kisah sekelompok pemilik kebun yang juga angkuh lagi kikir. Sungguh, kami telah menguji mereka, yaitu orang musyrik mekah, sebagaimana kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika dua dari tiga di antara mereka itu bersumpah pasti akan memetik hasilnya pada pagi hari, agar fakir miskin tidak melihatnya, tetapi mereka tidak menyisihkan dengan mengucapkan, ‘lnsya Allah’
Al-Qalam Ayat 17 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Qalam Ayat 17, Makna Al-Qalam Ayat 17, Terjemahan Tafsir Al-Qalam Ayat 17, Al-Qalam Ayat 17 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Qalam Ayat 17
Tafsir Surat Al-Qalam Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52