| {16} An-Nahl / النحل | الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ | الكهف / Al-Kahfi {18} |
Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Isra الإسراء (Memperjalankan Di Waktu Malam) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 17 Tafsir ayat Ke 7.
إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا ﴿٧﴾
in aḥsantum aḥsantum li`anfusikum, wa in asa`tum fa lahā, fa iżā jā`a wa’dul-ākhirati liyasū`ụ wujụhakum wa liyadkhulul-masjida kamā dakhalụhu awwala marratiw wa liyutabbirụ mā ‘alau tatbīrā
QS. Al-Isra [17] : 7
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai.
Jika kalian memperbagus perbuatan dan ucapan kalian, berarti kalian berbuat baik kepada diri kalian sendiri; karena pahalanya akan kembali kepada kalian. Sebaliknya, jika kalian berbuat jahat, maka hukumannya akan kembali kepada diri kalian sendiri. Apabila membuat kerusakan yang kedua telah tiba waktunya, maka Kami kuasakan musuh kalian terhadap kalian untuk kedua kalianya; agar mereka menghinakan dan mengalahkan kalian, lalu tampaklah bekas-bekas kehinaan pada wajah kalian. Juga agar mereka memasuki Baitul Maqdis di hadapan kalian untuk merusaknya, sebagaimana mereka merusaknya pada pertama kalinya. Dan agar mereka menghancurkan semua yang ada di bawah kekuasaan mereka dengan sehancur-hancurnya.
Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
Jika kalian berbuat baik, (berarti) kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri, dan jika kalian berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi diri kalian sendiri.
Artinya, jika kalian berbuat kejahatan, maka akibatnya akan menimpa diri kalian sendiri. Makna ayat ini sama dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri, dan barang siapa yang berbuat jahat, maka (dosanya) atas dirinya sendiri. (Al Fushilat:46)
Adapun firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
Dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua.
Maksudnya, apabila kalian melakukan kerusakan untuk kedua kalinya, maka akan datanglah musuh-musuh kalian.
…untuk menyuramkan muka-muka kalian.
Mereka datang untuk menghina dan menindas kalian.
…dan mereka masuk ke dalam masjid.
Yaitu Masjid Baitul Maqdis.
…sebagaimana musuh-musuh kalian memasukinya pada yang pertama kali.
Yakni mereka akan merajalela di kampung-kampung kalian.
…dan untuk membinasakan.
Maksudnya, melakukan penghancuran dan pengrusakan terhadap:
…apa saja yang mereka kuasai sehabis-habisnya.
Yakni segala sesuatu yang mereka kuasai dihancurkan dan dirusak oleh mereka.
(7) اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗ “Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri,” karena manfaat dari perbuatan baik kalian kembali kepada kalian sendiri (bukan kepada orang lain), bahkan saat kalian masih berada di dunia, seperti yang telah kalian saksikan, berupa kemenangan kalian terhadap musuh-musuh kalian وَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ “dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi diri-mu sendiri,” kepada diri kalian sendirilah bahaya itu berbalik arah, sebagaimana yang telah Allah perlihatkan kepada kalian berupa penguasaan musuh atas kalian فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ “dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua,” yaitu kejadian berikutnya yang kalian kembali berbuat kerusakan di muka bumi pada waktu tersebut, maka Allah akan memberikan kekuasaan musuh-musuh atas kalian juga لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ “(Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu,” melalui kemenangan mereka atas kalian dan keberhasilan menawan kalian.
وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ “Supaya mereka masuk ke dalam Masjidil Haram sebagaimana mereka dahulu pernah masuk untuk yang pertama kalinya,” masjid yang dimaksudkan dalam ayat adalah mas-jid Baitul Maqdis وَّلِيُتَبِّرُوْا “dan untuk membinasakan,” meruntuhkan dan menghancurkan مَا عَلَوْا “apa saja yang mereka kuasai,” atas ke-kuasaan yang mereka pegangi تَتْبِيْرًا “sehabis-habisnya,” maka mereka akan menghacurkan rumah-rumah, masjid-masjid serta ladang-ladang kalian.
Jika kamu berbuat baik dengan menaati perintah Allah dan rasul-Nya serta melakukan kebijakan kepada sesamanya, berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri, karena balasan yang kamu peroleh dari kebaikan itu. Dan jika kamu berbuat jahat, makakerugian kejahatanitujugauntuk dirimu sendiri, karena akibat dari kejahatan akan menimpamu. Selanjutnya dinyatakan kejahatan yang kedua yang diperbuat oleh kaum bani israil dan azab Allah yang ditimpakan atas mereka dinyatakan dalam firmannya, dan apabila datang saat hukuman kejahatan yang kedua, yang telah kami tetapkan di dalam kitab itu, kami datangkan orang-orang lain untuk menyiksamu sehingga menyuramkan wajah-wajahmu, akibat kesedihan dan penderitaan yang kamu alami, dan mereka, yakni musuhmusuhmu masuk ke dalam masjid, yakni masjidil aqsa, guna menyiksa dan membunuhmu sebagaimana mereka memasukinya pada kali pertama guna menyiksa dan membunuhmu akibat kejahatan kamu yang pertama, dan mereka memasukinya dengan tujuan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Allah yang maha pengasih tidak menutup rahmat-Nya kepada siapa yang mau bertobat dari kejahatan dan kembali kepada jalan yang benar. Allah menyatakan, mudah-Mudahan tuhanmu akan melimpahkan rahmat kepadamu, setelah kali yang kedua kejahatan yang kamu lakukan, dan kamu sungguh-sungguh bertobat kepada Allah, tetapi jika kamu kembali kepada kedurhakaan dengan melakukan kejahatan lagi, niscaya kami kembali mengazabmu di dunia dan kelak di akhirat kami jadikan neraka jahanam penjara atau hamparan tempat duduk bagi orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya.
Al-Isra Ayat 7 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Isra Ayat 7, Makna Al-Isra Ayat 7, Terjemahan Tafsir Al-Isra Ayat 7, Al-Isra Ayat 7 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Isra Ayat 7
Tafsir Surat Al-Isra Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111