Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Isra Ayat 52 الإسراء Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{16} An-Nahl / النحل الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الكهف / Al-Kahfi {18}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Isra الإسراء (Memperjalankan Di Waktu Malam) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 17 Tafsir ayat Ke 52.

Al-Qur’an Surah Al-Isra Ayat 52

يَوْمَ يَدْعُوكُمْ فَتَسْتَجِيبُونَ بِحَمْدِهِ وَتَظُنُّونَ إِنْ لَبِثْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا ﴿٥٢﴾

yauma yad’ụkum fa tastajībụna biḥamdihī wa taẓunnụna il labiṡtum illā qalīlā

QS. Al-Isra [17] : 52

Arti / Terjemah Ayat

yaitu pada hari (ketika) Dia memanggil kamu, dan kamu mematuhi-Nya sambil memuji-Nya dan kamu mengira, (rasanya) hanya sebentar saja kamu berdiam (di dalam kubur).

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Pada hari ketika Pencipta kalian memanggil kalian untuk keluar dari kubur, lalu kalian memenuhi perintah Allah dan mematuhi-Nya. Segala puji bagi-Nya dalam segala keadaan. Kalian mengira (karena mencekamnya hari kiamat) bahwa kalian tidak berdiam di dunia kecuali sebentar saja, karena demikian lamanya kalian tinggal di akhirat.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

…yaitu pada hari Dia memanggil kalian.

Yakni di hari Tuhan menyeru kalian semua. Dalam ayat lain disebutkan:

apabila Dia memanggil kalian sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kalian keluar (dari kubur). (Ar Ruum:25)

Dengan kata lain, apabila Allah memerintahkan kepada kalian untuk kelu­ar dari kuburan, maka perintah-Nya itu tidak dapat ditentang dan tidak dapat ditolak, semua menaati-Nya. Bahkan dalam ayat yang lain disebut­kan oleh firman-Nya:

Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata. (Al Qamar:50)

Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu’apabila Kami menghendaki, Kami hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah! Maka jadilah ia. (An Nahl:40)

Dan firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja, maka dengan serta merta hidup kembali di permukaan bumi. (An-Nazi’at: 13-14)

Yakni sesungguhnya menghidupkan kembali itu hanyalah dengan sekali perintah saja, maka dengan serta-merta mereka keluar dari perut bumi ke permukaannya. Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

…yaitu pada hari Dia memanggil kalian, lalu kalian mematuhi­nya sambil memuji-Nya.

Artinya, kalian semua memenuhi seruan-Nya karena taat kepada perintah-Nya dan patuh kepada kehendak-Nya.

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud adalah lalu kalian mematuhi perintah-Nya. Hal yang sama dikatakan oleh Ibnu Juraij.

Qatadah me­ngatakan bahwa kalian memenuhi perintah-Nya dengan sepengetahuan-Nya dan karena taat kepada-Nya.

Sebagian ulama tafsir mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

…yaitu pada hari Dia memanggil kalian, lalu kalian mematuhi­nya sambil memuji-Nya.

Yakni bagi Allah segala puji dalam semua keadaan.

Di dalam hadis disebutkan:

Orang-orang’ yang biasa membaca kalimah ‘Tidak ada Tuhan selain Allah’ tidak akan merasa kesepian di dalam kuburnya. Saya seakan-akan melihat ahli kalimah ‘Tidak ada Tuhan selain Allah’ bangkit dari kuburan mereka seraya menepiskan debu dari kepalanya sambil membaca kalimat ‘Tidak ada Tuhan sela­in Allah’. Menurut riwayat lain disebutkan bahwa mereka mengucapkan: Segala puji bagi Allah yang telah mengilangkan dukacita dari kami. (Faathir’:34)

Hal ini akan diterangkan dalam tafsir surat Fathir.

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

…dan kalian mengira.

Yaitu pada hari kalian dibangkitkan dari kubur kalian.

…bahwa kalian tidak berdiam.

Maksudnya, tidak berdiam di kampung dunia (termasuk dalam kubur).

…kecuali sebentar saja.

Makna ayat ini semisal dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain me­lalui firman-Nya:

Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari. (An-Nazi’at: 46)

(Yaitu) di hari (yang di waktu itu) ditiup sangkakala dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang yang berdosa dengan muka yang biru muram, mereka berbisik-bisik di antara mereka, “Kalian tidak berdiam (di dunia) hanyalah sepuluh (hari).” Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan, ketika berkata orang yang paling lurus jalannya di antara mereka, “Kalian tidak berdiam (di dunia) melainkan hanya sehari saja.” (Thaahaa:102-104)

Dan pada hari terjadinya kiamat, bersumpahlah orang-orang yang berdosa, “Mereka tidak berdiam (dalam kubur) melainkan sesaat (saja)”. Seperti demikianlah mereka selalu dipalingkan. (dari kebenaran). (Ar Ruum:55)

Dan firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Allah bertanya, “Berapa tahunkah lamanya kalian tinggal di bumi?” Mereka menjawab, “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari,maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.” Allah berfirman, “Kalian tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja kalau kalian sesungguhnya mengetahui.” ((Al Mu’minun:112-114)

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

(52) يَوْمَ يَدْعُوْكُمْ “Yaitu pada hari Dia memanggil kamu,” untuk dibangkitkan dan dikumpulkan serta ditiuplah sangkakala فَتَسْتَجِيْبُوْنَ بِحَمْدِهٖ “lalu kamu mematuhiNya sambil memujiNya,” maksudnya ka-lian semua tunduk terhadap perintahNya dan tidak mungkin me-mungkiriNya. Firman Allah, بِحَمْدِهٖ “Sambil memujiNya,” maksud-nya Dia c terpuji atas segala perbuatanNya. Dengan sifat terpuji itulah Dia akan membalas perbuatan hamba ketika Dia mengum-pulkan mereka pada Hari Kiamat وَتَظُنُّوْنَ اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا “dan kamu me-ngira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam kubur) kecuali sebentar saja,” disebabkan begitu cepat masa terjadinya, dan bahwa segala bentuk kenikmatan yang pernah mampir pada kalian seolah-olah tidak pernah ada. Inilah perkataan yang dikatakan oleh orang-orang yang ingkar, “Kapankah ia akan terjadi?” Mereka berada pada puncak penyesalan tatkala Hari Kebangkitan itu datang. Maka dikatakan kepada mereka, “Inilah apa-apa yang dahulu kamu dustakan.”

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Yaitu pada hari ketika dia memanggil kamu melalui malaikat, lalu kamu mematuhi-Nya dengan bersungguh-sungguh sambil memuji-Nya atas kuasa-Nya membangkitkan kamu, dan kamu mengira bahwa kamu tidak berdiam di dalam kubur atau di dunia kecuali sebentar saja, walaupun kamu berada di sana bertahun-tahun lamanya. Dan katakanlah kepada hamba-hamba-kuyang beriman apabila mereka berkata kepada kaum musyrikin, hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik dan benar walaupun mereka bersikap keras dan berkata kasar kepadamu. Sungguh, setan itu senantiasa mencari peluang dan berusaha menimbulkan perselisihan di antara mereka, yakni orangorang yang beriman. Sungguh, setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.


Al-Isra Ayat 52 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Isra Ayat 52, Makna Al-Isra Ayat 52, Terjemahan Tafsir Al-Isra Ayat 52, Al-Isra Ayat 52 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Isra Ayat 52


Tafsir Surat Al-Isra Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111