Tafsir Al-Qur’an Surah Qaf Ayat 4 ق Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{49} Al-Hujurat / الحجرات الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الذاريات / Adh-Dhariyat {51}

Tafsir Al-Qur’an Surat Qaf ق (Qaaf) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 50 Tafsir ayat Ke 4.

Al-Qur’an Surah Qaf Ayat 4

قَدْ عَلِمْنَا مَا تَنْقُصُ الْأَرْضُ مِنْهُمْ ۖ وَعِنْدَنَا كِتَابٌ حَفِيظٌ ﴿٤﴾

qad ‘alimnā mā tangquṣul-arḍu min-hum, wa ‘indanā kitābun ḥafīẓ

QS. Qaf [50] : 4

Arti / Terjemah Ayat

Sungguh, Kami telah mengetahui apa yang ditelan bumi dari (tubuh) mereka, sebab pada Kami ada kitab (catatan) yang terpelihara baik.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Sungguh Kami tahu jasad-jasad mereka yang telah ditelan bumi dan di sisi Kami ada kitab yang terjaga dari perubahan, dengan semua perubahan yang terjadi di masa hidup atau sesudah mati mereka.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Selanjutnya Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ menjawab mereka:

Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh bumi dari (tubuh-tubuh) mereka. (Qaf: 4)

Artinya, Kami mengetahui apa yang dimakan oleh bumi dari tubuh-tubuh mereka yang telah hancur, tiada sesuatu pun yang tersembunyi bagi Kami dimanakah tubuh mereka dan menjadi apakah tubuh mereka.

dan pada sisi Kami pun ada kitab yang memelihara (mencatat) (Qaf: 4)

Yakni yang mencatat semuanya itu; ilmu Allah meliputi semuanya dan segala sesuatu telah dicatat di dalam Kitab di sisi-Nya.

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a. sehubungan dengan makna firman-Nya: Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh bumi dari (tubuh-tubuh) mereka. (Qaf: 4) Yaitu bumi yang memakan daging, kulit dan tulang serta rambut mereka.

Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Qatadah, Ad-Dahhak, dan lain-lainnya.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

3-4. Kemudian Allah menyebutkan alasan mengapa merasa heran, Allah berfirman (tentang ucapan mereka), “Apakah kami setelah mati dan setelah menjadi tanah (kami akan kembali lagi), itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin.” Mereka menyamakan Kuasa Allah yang Mahakuasa atas segala sesuatu dan Mahasempurna dari segala hal, dengan kuasa manusia yang memerlukan pertolongan dan lemah dalam berbagai hal. Mereka menyamakan orang bodoh yang tidak mengetahui apa pun, dengan Allah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu, yang mengetahui “apa yang dihancurkan oleh bumi,” berupa jasad-jasad mereka selama mereka berada di alam barzakh. Dan Allah telah mencatat semua yang terjadi pada mereka, baik ketika mereka hidup maupun setelah mati, itulah catatan di sisi Allah yang terjaga dari perubahan dan penggantian. Ini adalah sebagai bukti sempurnanya ilmu Allah yang hanya Dia semata yang mengetahui segala sesuatu, Dia mampu untuk menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Hal itu tidak aneh. Sungguh, kami telah mengetahui apa yang ditelan bumi dari tubuh mereka baik sebelum maupun sesudah kematiannya, sebab pada kami ada kitab yang berisi catatan tentang keadaan dan perbuatan mereka yang terpelihara baik. Dengan demikian tidak ada keraguan sedikit pun tentang kebangkitan dan bahwa itu pasti terjadi. 5. Akan tetapi mereka tetap saja mengingkari kebangkitan itu, meskipun bukti-bukti telah dijelaskan. Bahkan mereka telah mendustakan kebenaran, yakni kebenaran Al-Qur’an dan kenabian nabi Muhammad, ketika kebenaran itu datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau. Mereka sebenarnya mengetahui kebenaran, tetapi mengingkarinya.


Qaf Ayat 4 Arab-Latin, Terjemah Arti Qaf Ayat 4, Makna Qaf Ayat 4, Terjemahan Tafsir Qaf Ayat 4, Qaf Ayat 4 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Qaf Ayat 4


Tafsir Surat Qaf Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45