Tafsir Al-Qur’an Surah Qaf Ayat 9 ق Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{49} Al-Hujurat / الحجرات الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الذاريات / Adh-Dhariyat {51}

Tafsir Al-Qur’an Surat Qaf ق (Qaaf) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 50 Tafsir ayat Ke 9.

Al-Qur’an Surah Qaf Ayat 9

وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا فَأَنْبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ ﴿٩﴾

wa nazzalnā minas-samā`i mā`am mubārakan fa ambatnā bihī jannātiw wa ḥabbal-ḥaṣīd

QS. Qaf [50] : 9

Arti / Terjemah Ayat

Dan dari langit Kami turunkan air yang memberi berkah lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Dan Kami turunkan dari langit, hujan yang membawa banyak manfaat kemudian kami tumbuhkan kebun-kebun yang rimbun dengan pepohonan dan biji-biji tumbuhan yang bisa dipanen.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon. (Qaf: 9)

Yakni taman-taman, kebun-kebun, dan lain sebagainya.

dan biji-biji tanaman yang diketam. (Qaf: 9)

Maksudnya, tanaman yang menghasilkan biji-bijian yang dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

8-11. Allah secara khusus menyebutkan berbagai kebun dari berbagai manfaat tersebut, kebun yang mencakup berbagai jenis buah-buahan lezat seperti anggur, delima, lemon, apel dan jenis buah-buahan lainnya, terdapat juga pohon kurma yang tinggi, yang manfaatnya untuk waktu yang panjang, tinggi menjulang ke langit hingga tingginya tidak bisa dicapai oleh berbagai pohon lain, dari mayangnya keluar buah sebagai rizki untuk para hamba sebagai makanan, lauk dan buah yang bisa dimakan dan disimpan untuk mereka dan binatang ternak mereka.

Begitu juga yang dikeluarkan oleh Allah melalui hujan serta pengaruhnya yang berupa sungai yang ada di permukaan bumi yang dibawahnya terdapat “biji-biji tanaman yang diketam,” yang berupa gandum, jagung, beras, jewawut dan lainnya. Memandang dan merenungkan semua hal itu adalah, “untuk menjadi pelajaran,” yang bisa membuka mata hati orang yang diliputi kebodohan dan “peringatan,” yang dijadikan sebagai peringatan yang berguna di dunia dan akhirat, dijadikan sebagai peringatan terhadap berita yang disampaikan Allah dan RasulNya. Namun hal itu tidak berlaku bagi semua orang, ia hanya berlaku bagi, “tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah).” Menghadap kepadaNya dengan rasa cinta, takut, pengharapan serta terkabulnya doanya. Adapun orang-orang yang mendustakan atau berpaling itu, maka ayat-ayat dan berbagai peringatan tidaklah berguna bagi orang-orang yang tidak beriman.

Kesimpulannya, semua penciptaan menawan, kekuatan dan kekokohan merupakan bukti kesempurnaan Kuasa Allah.

Semua keindahan, kerapian, keelokan bentuk serta ciptaan merupakan bukti bahwa Allah adalah Dzat yang paling bijaksana, Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Semua manfaat dan kepentingan untuk para hamba merupakan bukti kasih sayang Allah yang meliputi semua makhluk hidup.

Semua keagungan bentuk serta rapinya peraturan merupakan bukti bahwa Allah adalah Maha Esa, yang tidak memiliki sekutu sama sekali, Dia-lah Dzat yang semua bentuk ibadah, ketundukan, dan kecintaan hanya ditujukan padaNya.

Bumi yang dihidupkan setelah sebelumnya mati dan gersang merupakan bukti bahwa Allah Kuasa menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati, agar Allah bisa memberikan balasan atas mereka, karena itulah Allah berfirman, “Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan (kembali nanti).”

Setelah mereka diingatkan dengan berbagai tanda-tanda kekuasaan Allah yang ada di langit dan bumi, setelah ditakut-takuti dengan siksaan yang menimpa berbagai umat sebelumnya agar mereka tidak terus menerus mendustakan sehingga akan tertimpa sebagaimana yang pernah menimpa saudara-saudara mereka yang juga mendustakan, Allah berfirman,

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Ayat ini masih merupakan lanjutan dari pemaparan bukti-bukti ke-kuasaan Allah. Pada ayat ini Allah menyebutkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, dalam firman-Nya dan dari langit kami turunkan air yang memberi berkah bagi penghuni bumi, lalu kami tumbuhkan dengan air yang tercurah itu bermacam-macam pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen, seperti gandum, jagung dan sebagainya. 10. Dan kami tumbuhkan pula pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun karena banyak sekali buahnya.


Qaf Ayat 9 Arab-Latin, Terjemah Arti Qaf Ayat 9, Makna Qaf Ayat 9, Terjemahan Tafsir Qaf Ayat 9, Qaf Ayat 9 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Qaf Ayat 9


Tafsir Surat Qaf Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45