| {50} Qaf / ق | الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ | الطور / At-Thur {52} |
Tafsir Al-Qur’an Surat Adh-Dhariyat الذاريات (Angin Yang Menerbangkan) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 51 Tafsir ayat Ke 27.
فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ قَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ ﴿٢٧﴾
fa qarrabahū ilaihim, qāla alā ta`kulụn
QS. Adh-Dhariyat [51] : 27
lalu dihidangkannya kepada mereka (tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata, “Mengapa tidak kamu makan.”
Dengan penuh kesederhanaan ia pergi dengan diam-diam menuju keluarganya, lalu ia menyandarkan seekor anak sapi yang gemuk lalu menyembelihya, dan membakarnya di atas api. Kemudian ia menghidangkannya di depan tamu itu dan ia mengajak makan dengan ucapan yang manis sambil berkata, maukah kalian untuk memakannya?
Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى:
lalu dihidangkannya kepada mereka. (Adz-Dzariyat: 27)
Maksudnya, disuguhkan kepada mereka untuk disantap.
Ibrahim berkata.”Silakan kamu makan.” (Adz-Dzariyat: 27)
Ungkapan mempersilakan dan menawarkan dengan cara yang baik. Ayat ini mengandung etika menjamu tamu. Ibrahim menyuguhkan makanan tanpa sepengetahuan tamu-tamunya itu dengan cepat dan tidak menawarkannya lebih dahulu kepada mereka, misalnya, “Mau makan apa?” Melainkan Ibrahim a.s. datang dengan cepat dan tersembunyi menyuguhkan makanannya yang paling enak dari hartanya yang paling berharga, yaitu sapi muda yang gemuk empuk dagingnya dalam keadaan telah dipanggang, lalu Ibrahim tidak meletakkannya terlebih dahulu, lalu baru mengatakan, “Kemarilah menyantap suguhan ini,” melainkan ia meletakkannya langsung ke hadapan tamu-tamunya, dan tidak memberatkan tamu-tamunya itu, melainkan mengatakan kepada mereka: Silakan kamu makan. (Adz-Dzariyat: 27) Yakni dengan ungkapan tawaran dan memohon dengan lemah lembut, semisal dengan perkataan orang-orang di masa kini, “Sudilah kiranya engkau berbuat baik dan bersedekah.”
{فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ} “Lalu dihidangkannya kepada mereka,” yakni, Nabi Ibrahim j menawarkan mereka supaya makan, {قَالَ أَلا تَأْكُلُونَ} “Ibrahim berkata, ‘Silahkan kamu makan’.”
26-27. Sesudah nabi ibrahim mempersilakan tamunya, maka kemudian dengan diam-diam dia pergi menemui keluarganya, yaitu istrinya untuk menyiapkan jamuan untuk mereka. Kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk yang sudah dibakar, lalu dihidangkannya hidangan itu kepada mereka, tetapi ternyata mereka tidak mau makan jamuan itu. Segera saja nabi ibrahim berkata, ‘mengapa tidak kamu makan hidangan ini’. 28. Ketika nabi ibrahim melihat tamunya tidak mau menyentuh makanan yang dihidangkan, maka dia kemudian merasa takut terhadap mereka. Melihat ketakutannya, mereka, yaitu para tamu itu berkata, ‘janganlah kamu takut wahai nabi ibrahim, ‘ dan, selanjutnya mereka memberi kabar gembira kepadanya, yaitu dengan akan lahirnya seorang anak yang cerdas dan kelak akan menjadi seorang yang alim yang mendalam pengetahuannya yaitu ishak.
Adh-Dhariyat Ayat 27 Arab-Latin, Terjemah Arti Adh-Dhariyat Ayat 27, Makna Adh-Dhariyat Ayat 27, Terjemahan Tafsir Adh-Dhariyat Ayat 27, Adh-Dhariyat Ayat 27 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Adh-Dhariyat Ayat 27
Tafsir Surat Adh-Dhariyat Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60