Tafsir Al-Qur’an Surah Adh-Dhariyat Ayat 29 الذاريات Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{50} Qaf / ق الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ الطور / At-Thur {52}

Tafsir Al-Qur’an Surat Adh-Dhariyat الذاريات (Angin Yang Menerbangkan) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 51 Tafsir ayat Ke 29.

Al-Qur’an Surah Adh-Dhariyat Ayat 29

فَأَقْبَلَتِ امْرَأَتُهُ فِي صَرَّةٍ فَصَكَّتْ وَجْهَهَا وَقَالَتْ عَجُوزٌ عَقِيمٌ ﴿٢٩﴾

fa aqbalatimra`atuhụ fī ṣarratin fa ṣakkat waj-hahā wa qālat ‘ajụzun ‘aqīm

QS. Adh-Dhariyat [51] : 29

Arti / Terjemah Ayat

Kemudian istrinya datang memekik (tercengang) lalu menepuk wajahnya sendiri seraya berkata, “(Aku ini) seorang perempuan tua yang mandul.”

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Maka tatkala istri Ibrahim mendengar atas berita gembira yang dibawa oleh para malaikat itu, dia menghadap Nabi Ibrahim dalam keadaan sehat, maka ia menampar wajahnya sendiri karena heran atas hal ini. Dan ia berkata, “Bagaimana aku bisa melahirkan sementara aku ini nenek-nenek yang sudah tua renta yang sudah tidak dapat melahirkan?”

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Kemudian istrinya datang memekik (tercengang). (Adz-Dzariyat: 29)

Yaitu memekik tercengang bercampur gembira.

Ibnu Abbas r.a.. Mujahid, Ikrimah, Abu Saleh, Ad-Dahhak, Zaid ibnu Aslam, As-Sauri, dan As-Saddi mengatakan bahwa pekikan tersebut adalah ucapannya: Sungguh mengherankan. (Hud: 72)

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

lalu menepuk mukanya sendiri. (Adz-Dzariyat: 29)

Yakni memukulkan telapak tangannya ke keningnya, menurut Mujahid dan Ibnu Sabit. Menurut Ibnu Abbas r.a., istri Ibrahim setelah mendengar berita gembira itu menamparkan tangannya ke mukanya karena merasa heran sebagaimana wanita merasa heran terhadap suatu peristiwa yang aneh.

seraya berkata, “(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul.” (Adz-Dzariyat: 29)

Maksudnya, mana mungkin aku dapat melahirkan anak, sedangkan aku adalah seorang perempuan tua; terlebih lagi di waktu muda aku pun mandul, tidak punya anak?

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Ketika istrinya mendengar berita gembira itu, {أقبلت} “Ia datang,” dengan penuh gembira, sambil {فِي صَرَّةٍ} “memekik,” yakni, berteriak keras, {فَصَكَّتْ وَجْهَهَا} “lalu menepuk mukanya sendiri.” Ini merupakan kebiasaan yang lazim dilakukan kaum wanita ketika merasa bahagia atau lainnya, baik berupa perkataan, maupun tindakan yang berbedabeda berdasarkan watak dan adat, {وَقَالَتْ عَجُوزٌ عَقِيمٌ} “seraya berkata, ‘(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul’.” Artinya, bagaimana aku bisa akan punya anak sedangkan aku sudah tua, aku sudah berusia lanjut di mana wanita tidak bisa melahirkan dalam usia ini, di samping itu aku juga mandul, rahimku sama sekali tidak bisa dipakai untuk melahirkan. Ini adalah dua penghalang di mana masingmasing dari keduanya menghalangi seseorang untuk punya anak. Istri Ibrahim menyebutkan penghalang ketiga sebagaimana yang disebutkan dalam surat Hud,

{وَهَذَا بَعْلِي شَيْخًا إِنَّ هَذَا لَشَيْءٌ عَجِيبٌ}

“Dan ini suamiku dalam keadaan yang sudah tua pula. Sesungguhnya ini benarbenar suatu yang sangat aneh.” (Hud: 72).

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Ketika mendengar berita yang disampaikan para tamu itu tentang akan lahirnya seorang anak yang alim, maka kemudian istrinya, yaitu sarah datang memekik dengan tercengang karena heran dan gembira. Namun setelah menyadari keadaan dirinya, ia lalu menepuk wajah-Nya sendiri seraya berkata, ‘aku ini seorang perempuan tua yang mandul, bagaimana mungkin aku bisa melahirkan anak’. 30. Ketika para tamu itu mengetahui keraguan sarah, maka mereka berkata, ‘demikianlah, yaitu seperti yang kami sampaikan tuhanmu berfirman, dan ketetapan-Nya itu yang kami kabarkan. Sungguh, dialah sendiri yang mahabijaksana dengan menempatkan segala sesuatu pada posisinya dan dalam waktu yang paling tepat, lagi maha mengetahui terhadap apa saja yang akan terjadi’.


Adh-Dhariyat Ayat 29 Arab-Latin, Terjemah Arti Adh-Dhariyat Ayat 29, Makna Adh-Dhariyat Ayat 29, Terjemahan Tafsir Adh-Dhariyat Ayat 29, Adh-Dhariyat Ayat 29 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Adh-Dhariyat Ayat 29


Tafsir Surat Adh-Dhariyat Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60