Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 37 البقرة Lengkap Arti Terjemah Indonesia

{1} Al-Fatihah / الفاتحة الْقُرْآنُ الْكَرِيْمُ آل عمران / Ali ‘Imran {3}

Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Baqarah البقرة (Sapi Betina) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 2 Tafsir ayat Ke 37.

Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 37

فَتَلَقَّىٰ آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ ﴿٣٧﴾

fa talaqqā ādamu mir rabbihī kalimātin fa tāba ‘alaīh, innahụ huwat-tawwābur-raḥīm

QS. Al-Baqarah [2] : 37

Arti / Terjemah Ayat

Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, lalu Dia pun menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

Tafsir Al-Muyassar (Kementerian Agama Saudi Arabia)

Lalu Adam menerima kalimat-kalimat yang Allah ilhamkan kepadanya sebagai ungkapan taubat dan permohonan ampun dari-Nya, yaitu firman Allah, Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami, dan bila Engkau tidak mengampuni dan menyayangi kami niscaya kami menjadi orang-orang yang merugi. Maka maka Allah menerima taubatnya dan mengampuni dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Menerima taubat bagi siapa yang bertaubat dari hamba-hamba-Nya, sekaligus Maha Penyang kepada mereka.

Tafsir Ibnu Katsir (Tafsir al-Qur’an al-Azhim)

Menurut suatu pendapat, ayat ini merupakan tafsir dan penjelasan dari ayat lainnya, yaitu firman-Nya:

Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang merugi.” (Al A’raf:23)

Hal ini diriwayatkan oleh Mujahid, Sa’id ibnu Jubair, Abul Aliyah, Ar-Rabi’ ibnu Anas, Al-Hasan, Qatadah, Muhammad ibnu Ka’b Al-Qurazi, Khalid ibnu Ma’dan, Ata Al-Khurrasani, dan Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam.

Abu Ishaq As-Subai’i meriwayatkan dari seorang lelaki Bani Tamim yang menceritakan bahwa ia pernah datang kepada Ibnu Abbas, lalu bertanya kepadanya, “Kalimat-kalimat apakah yang diberikan kepada Adam oleh Tuhannya?” Ia menjawab, “Ilmu mengenai ibadah haji.”

Sufyan As-Sauri meriwayatkan dari Abdul Aziz ibnu Rafi yang mengatakan bahwa ia telah menerima riwayat ini dari seorang yang pernah mendengar dari Ubaid ibnu Umair. Riwayat lain menyebutkan, telah menceritakan kepadaku Mujahid, dari Ubaid ibnu Umar yang mengatakan bahwa Adam berkata, “Wahai Tuhanku, dosa yang telah kulakukan itu merupakan suatu hal yang telah Engkau pastikan terhadap diriku sebelum Engkau menciptakan diriku, atau sesuatu yang aku buat-buat dari diriku sendiri.” Allah berfirman, “Tidak, bahkan itu adalah sesuatu yang Aku takdirkan atas dirimu sebelum kamu diciptakan.” Adam berkata, “Maka sebagaimana Engkau telah memastikannya atas diriku, karenanya ampunilah diriku ini.” Ubaid ibnu Umair mengatakan bahwa yang demikian itulah makna dari firman-Nya:

Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya.

As-Saddi meriwayatkan dari orang yang menerimanya dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya.

Disebutkan bahwa Adam a.s. berkata, “Wahai Tuhanku, bukankah Engkau telah menciptakan diriku dengan tangan kekuasaan-Mu sendiri?” Dikatakan kepadanya, “Memang benar.” Adam berkata, “Dan Engkau telah meniupkan sebagian dari roh (ciptaan)-Mu kepadaku?” Dikatakan kepadanya, “Memang benar.” Adam berkata, “Dan ketika aku bersin, Engkau mengucapkan, ‘Semoga Allah merahmatimu.’ Dan rahmat-Mu selalu mendahului murka-Mu?” Dikatakan kepadanya, “Memang benar.” Adam berkata, “Dan Engkau telah memastikan terhadap diriku bahwa aku akan melakukan hal ini?” Dikatakan kepadanya, “Memang benar.” Adam berkata, “Bagaimanakah pendapat-Mu jika aku bertobat? Apakah Engkau akan mengembalikan diriku ke dalam surga?” Allah menjawab, “Ya.”

Abu Ja’far Ar-Razi meriwayatkan dari Ar-Rabi’ ibnu Anas, dari Abul Aliyah sehubungan dengan makna firman-Nya:

Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya.

Disebutkan bahwa sesungguhnya setelah melakukan kesalahan, Adam berkata, “Wahai Tuhanku, bagaimanakah jika aku bertobat dan memperbaiki diriku?” Allah berfirman, “Kalau begitu, Aku akan memasukkan kamu ke surga.” Hal inilah yang dimaksudkan dengan pengertian ‘beberapa kalimat’.

Termasuk ke dalam pengertian ‘beberapa kalimat’ ialah perkataan Adam yang disitir oleh firman-Nya:

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya paslilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (Al A’raf:23)

Ibnu Abu Nujaih meriwayatkan dari Mujahid yang mengatakan sehubungan dengan tafsir ayat ini, bahwa yang dimaksud dengan ‘beberapa kalimat’ ialah seperti berikut:

Ya Allah, tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Engkau, Mahasuci Engkau dengan memuji kepada-Mu. Wahai Tuhanku,sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri, maka berilah ampun bagi diriku, sesungguhnya Engkau sebaik-baik penerima tobat. Ya Allah, tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Engkau, Mahasuci Engkau dengan memuji kepada-Mu. Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri, maka rahmatilah diriku, sesungguhnya Engkau sebaik-baik pemberi rahmat. Ya Allah, tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Engkau, Mahasuci Engkau dengan memuji kepada-Mu, wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri, maka berilah ampunan kepadaku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎:

Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Yakni sesungguhnya Dia menerima tobat orang yang bertobat dan kembali kepada-Nya. Makna ayat ini sama dengan makna yang terdapat di dalam firman-Nya:

Tidakkah mereka mengetahui, bahwa Allah menerima tobat dari hamba-hamba-Nya. (At Taubah:104)

Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (An Nisaa:11)

Dan orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya. (Al Furqaan:71)

Dan ayat-ayat lainnya yang menunjukkan bahwa Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎ mengampuni semua dosa dan menerima tobat orang yang bertobat. Demikianlah sebagian dari kelembutan Allah kepada makhluk-Nya dan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya, tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Dia Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Tafsir as-Sa’di (Taisirul Karimirrahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)

Tafsir Ayat:

فَتَلَقَّى آدَمُ “Kemudian Adam menerima,” maksudnya, mengambil dan menerima serta Allah mengilhamkan kepadanya, مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ “beberapa kalimat dari Tuhannya,” yaitu FirmanNya,

رَبَّنا ظَلَمْنا أَنْفُسَنا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنا وَتَرْحَمْنا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخاسِرِينَ

“Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al-A’raf: 23).

Nabi Adam ‘alaihissalam mengakui kesalahannya, lalu memohon ampunan kepada Allah, فَتَابَ عَلَيْهِ “maka Allah menerima taubatnya” dan merahmatinya, إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ “sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat” bagi orang yang bertaubat dan kembali kepadaNya.

Penerimaan taubat oleh Allah ada dua macam, yaitu pertama, taufik kepadanya, kedua, penerimaanNya terhadap taubat hamba-Nya apabila syarat-syarat taubatnya telah sempurna.

الرَّحِيم “Lagi Maha Penyayang” kepada hamba-hambaNya, dan di antara kasih sayangNya kepada mereka adalah taufikNya bagi mereka untuk bertaubat dan maaf serta ampunan Allah bagi mereka.

Tafsir Ringkas Kemenag (Kementrian Agama Republik Indonesia)

Nabi adam dan hawa merasakan penyesalan yang sangat dalam atas kejadian yang baru saja berlalu. Keduanya tersadar telah diperdayakan oleh setan. Lalu keduanya meminta ampun kepada Allah. Kemudian adam menerima beberapa kalimat, yakni doa penyesalan dan permintaan tobat, sebagaimana tersirat dalam surah al-ara’f/7: 23, dari tuhannya, kemudian mereka bertobat, lalu dia pun menerima tobatnya. Sungguh, Allah maha penerima tobat, maha penyayang. Untuk menghapus kemungkinan kesalahpahaman bahwa perintah turun itu hanya dari satu tingkat ke tingkat lain yang lebih rendah di dalam surga, Allah mengulangi lagi perintah itu pada ayat ini. Kami berfirman, turunlah kamu semua, yakni setan dan manusia, dari surga! kemudian jika benar-benar datang petunjuk-ku melalui penyampaian para nabi kepadamu, wahai adam dan pasanganmu serta anak cucumu, maka barang siapa mengikuti petunjuk-ku, tidak ada rasa takut pada mereka terhadap hal-hal negatif yang akan terjadi dan mereka juga tidak akan bersedih hati terhadap hal-hal negatif yang sudah terjadi.


Al-Baqarah Ayat 37 Arab-Latin, Terjemah Arti Al-Baqarah Ayat 37, Makna Al-Baqarah Ayat 37, Terjemahan Tafsir Al-Baqarah Ayat 37, Al-Baqarah Ayat 37 Bahasa Indonesia, Isi Kandungan Al-Baqarah Ayat 37


Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat: 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35 | 36 | 37 | 38 | 39 | 40 | 41 | 42 | 43 | 44 | 45 | 46 | 47 | 48 | 49 | 50 | 51 | 52 | 53 | 54 | 55 | 56 | 57 | 58 | 59 | 60 | 61 | 62 | 63 | 64 | 65 | 66 | 67 | 68 | 69 | 70 | 71 | 72 | 73 | 74 | 75 | 76 | 77 | 78 | 79 | 80 | 81 | 82 | 83 | 84 | 85 | 86 | 87 | 88 | 89 | 90 | 91 | 92 | 93 | 94 | 95 | 96 | 97 | 98 | 99 | 100 | 101 | 102 | 103 | 104 | 105 | 106 | 107 | 108 | 109 | 110 | 111 | 112 | 113 | 114 | 115 | 116 | 117 | 118 | 119 | 120 | 121 | 122 | 123 | 124 | 125 | 126 | 127 | 128 | 129 | 130 | 131 | 132 | 133 | 134 | 135 | 136 | 137 | 138 | 139 | 140 | 141 | 142 | 143 | 144 | 145 | 146 | 147 | 148 | 149 | 150 | 151 | 152 | 153 | 154 | 155 | 156 | 157 | 158 | 159 | 160 | 161 | 162 | 163 | 164 | 165 | 166 | 167 | 168 | 169 | 170 | 171 | 172 | 173 | 174 | 175 | 176 | 177 | 178 | 179 | 180 | 181 | 182 | 183 | 184 | 185 | 186 | 187 | 188 | 189 | 190 | 191 | 192 | 193 | 194 | 195 | 196 | 197 | 198 | 199 | 200 | 201 | 202 | 203 | 204 | 205 | 206 | 207 | 208 | 209 | 210 | 211 | 212 | 213 | 214 | 215 | 216 | 217 | 218 | 219 | 220 | 221 | 222 | 223 | 224 | 225 | 226 | 227 | 228 | 229 | 230 | 231 | 232 | 233 | 234 | 235 | 236 | 237 | 238 | 239 | 240 | 241 | 242 | 243 | 244 | 245 | 246 | 247 | 248 | 249 | 250 | 251 | 252 | 253 | 254 | 255 | 256 | 257 | 258 | 259 | 260 | 261 | 262 | 263 | 264 | 265 | 266 | 267 | 268 | 269 | 270 | 271 | 272 | 273 | 274 | 275 | 276 | 277 | 278 | 279 | 280 | 281 | 282 | 283 | 284 | 285 | 286